Kamis, 29 Juni 2017

Saya BISA, Kamu BISA! (Part 4-End)


Part 8: Kesimpulan
1.   Tidak ada alasan tidak dapat memulai berolahraga karena sibuk. Saya Bisa! Anda Bisa! Semua Bisa!
2.   Sempatkan waktu, setiap tiga hari harus berolahraga. Mulai dari aktivitas paling ringan, tetapi rutin.
3.    Bergabunglah dengan teman-teman yang sudah terlebih dahulu menggeluti olahraga yang nantinya akan Anda pilih. Adanya dukungan baik keilmuan maupun tentang alat yang akan dipakai, sampai dukungan moral dan ajakan untuk latihan bersama akan meningkatkan semangat untuk terus berlatih.
4.    Pantau terus kemajuan (dan kemunduran) Anda untuk dilakukan evaluasi dan akhirnya bisa melakukan sesuatu yang lebih baik.

 
5.   Bandingkan diri Anda sekarang dengan Anda yang dulu, bukan orang lain. Walaupun perlu melihat orang lain untuk target jangka panjang, tetapi yang perlu Anda kalahkan adalah diri Anda yang dulu.
6.    Buat target pencapaian dalam waktu tertentu. Pecah target pencapaian Anda dalam bentuk sekecil mungkin supaya tidak "intimidatif" yang akhirnya akan menjadi kehilangan semangat karena merasa gagal.
7.    Ikuti event olahraga yang Anda geluti ini untuk semakin memotivasi dan memberikan target baru dalam berlatih.
8.    Beri pengertian pasangan, keluarga dan orang terdekat untuk aktivitas baru yang akan Anda lakukan, mereka juga orang yang akan merasakan pengorbanan waktu dan anggaran dana yang pasti akan ada yang teralihkan (untuk tujuan yang baik tentunya).
9.  Jangan terpancing untuk melakukan upgrade besar-besaran dengan janji akan meningkatkan performa Anda secara signifikan mengenai alat yang akan Anda beli. Lakukan latihan teratur jauh lebih baik daripada membuang-buang uang yang berakhir mengecewakan.

Tulisan ini saya dedikasikan untuk keluarga saya, dr. Meta Herdiana Hanindita, SpA yang selalu memberikan support kepada saya atas hal baik yang akan saya lakukan, mohon maaf sudah mengubah garasi rumah jadi bengkel sepeda permanen dan mengubah ruang komputer di rumah jadi tempat latihan sepeda statis hahaha... (You are my angel!) dan anak saya Arshiya Nayara Avanisha, my biggest fan, yang selalu menyemangati saya kalau lagi latihan di rumah dan hampir menyerah, "You can do it Papa! Yes! You can make it! Just a little bit more!", seringkali kata-kata ini keluar di kepala saya kalau lagi latihan atau event dikala saya hampir menyerah walau mereka tidak di samping saya. Tidak mungkin saya melakukan ini semua tanpa support mereka berdua.


Terakhir, terima kasih semua teman-teman YSCC, terutama mas Achmadi yang membawa kembali ke dunia olahraga, mengenalkan ke teman-teman YSCC, menemani saya di tanjakan pertama, selalu mengingatkan saya menjaga pace dan heart rate, I owe you my life Bro! Buat UYA yang sudah jadi partner triathlon saya, menemani bonek di tiap event triathlon. Buat Nanda DAF yang sudah menemani saya hancur di awal-awal mulai latihan. Buat semua member YSCC yang membantu saya dari awal, Risandi, Zuhad, Yodi (untuk ulasan scientific trainingnya), IDO (Zwift World Athlete kebanggaan YSCC yang tidak berhenti ngomelin saya kalau sudah lama tidak Zwifting), Theri, Rudy, Hedi, Dhany, Aga, Beny, Kamil, Arga, Andrew, Faried, Outpost Lombok yang luar biasa (RIF, NDU, DIM, CIS) untuk hospitality dan kesetiaan menemani sepedaan di Lombok the cyclist heaven, Outpost Madiun (Mirza the inspiration, Fina, Donny, Agus) menemani menanjak Sarangan dan semua member YSCC yang sekarang anggotanya sudah 107 orang dan tersebar di berbagai tanah air, kalian semua luar biasa! Mohon maaf semua member YSCC yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu.


WE ARE YSCC!
 dr. Hari Nugroho, SpOG
Proud to be a Member of YSCC


Tidak ada komentar:

Posting Komentar